Pusing 7 Keliling

Sebelumnya saya minta maaf kalau para pembaca rada enek mbaca postingan saya ini. Ya, saya sekarang memang sedang berusaha mengasah kemampuan menulis saya dg menulis apa saja yg terlintas di otak saya. Oke, langsung kita mulai.

Ujian akhir semester sebentar lagi akan menjemputku. Benar2 tdk terasa waktu berlalu dg begitu cepat. Di samping itu ada hal2 yg lebih mengerikan lagi, yaitu:
1. Saya tdk pernah belajar.
2. Saya sering bolos (tdk masuk sekolah).
3. Saya sering tidur sewaktu bpk guru sedang menerangkan pelajaran.
4. Saya sedang holic2nya sama internet dan ngeblog.
5. Penyakit malas mengaji, ibadah, wiridan dan hal2 positif lainnya semakin menjangkiti saya walaupun tdk separah beberapa hari kemarin yg sampai2 saya melalaikan tugas2 ndalem saya.

Aduh, point2 ini benar2 membuat saya jadi pusing 7 keliling. Saya jadi merasa sangat bersalah pada kedua orang tua saya. Betapa tdk tahu balas budinya saya ini. Sehari-hari hanya menghabiskan uang saku dari orang tua untuk jajan dan beli pulsa.

Masa2 ini mungkin masa2 kelam saya. Tapi apa kelak akan ada masa2 terang bagi saya? Bukankah seseorang akan menghadapi segala hal pada hari selanjutnya sesuai dg apa yg dilakukan pada hari sebelumnya? Singkatnya, hari esok adlh konsekuensi hari ini dan hari ini adlh konsekuensi hari kemarin. Tapi apa salahnya kita tetap berharap akan rahmat dan taufiq dari Allah, Dzat yg mampu mewujudkan apa saja yg dikehendakinya dg tanpa ada unsur susah payah sedikitpun. Benar2 konsep keTuhanan yg sempurna (apa katamu? Konsep keTuhanan? Berarti kamu sebenarnya tdk percaya terhadap eksistensi Tuhan itu sendiri sehingga kamu menganggap statemen tersebut hanya konsep belaka?). Huh, terserahlah apa interpretasimu terhadap ucapanku tersebut. Yang penting aku masih bersyahadat. O ya, ngomong2 tentang syahadat, kata guruku (Bapak Marsikhon Mansur, guru yg menurutku benar2 sosok yg tegas. Mungkin beliau adalah cerminan dari pribadi al-Faruqnya Umar bin Khattab) penerjemahan asyhadu dlm bahasa Indonesia yg biasanya adlh membaca syahadat adlh salah besar (bukan masalah sepele lagi!). Penerjemahan tersebut sangat jauh dg apa yg dimaksudkan dari syahadat itu sendiri. Menurut beliau, yg dimaksudkan dg syahadat yaitu penyaksian dlm hati dg penuh keyakinan (bukan sekedar membaca yg akan berimbas pada pendangkalan makna).

Kembali ke bahasan semula, yaitu prospek saya ke depan. Ada satu poin penting yg tentang prospek tersebut dan sekarang sedang berkecamuk dlm pikiran saya dan membuat saya jadi terobsesi. Hal itu berhubungan dg uang saku itu tadi. Saya ingin punya penghasilan sendiri. Sehingga bad habitku tidak sampai menyengsarakan orang tuaku. Dan yg menjadi sasaran saya yaitu internet. Tapi melihat sikon yang seperti ini, kalaupun obsesi saya ini bisa terwujud, setidaknya akan butuh waktu yg tdk sedikit.

Hm, semoga saja setelah saya memposting tulisan ini, Allah berkenan untuk mengetuk pintu batin saya, sehingga saya:
1. Kembali ke jalur utama saya, yakni jalur fithrah yg telah digariskan oleh Allah untuk saya.
2. Mampu lebih banyak melakukan tindakan idkholus surur kepada orang lain (tidak hanya diri sendiri/nafsu saja yg di-idkholus surur-i).
3. Diberikan taufiq oleh Allah untuk tetap bisa eksis di dunia blog. Karena di dunia yg satu inilah saya menemukan sesuatu yg beda, yaitu kepuasan batin yg tiada tara.
4. Mampu menjadikan blog ini sebagai sarana pendekatan diri kepada Allah serta peningkatan iman dan taqwa.
5. Selalu tunduk pada guru2 saya, terutama guru batin saya yg tercinta Syaikhuna Sholahuddin Abd. Jalil Mustaqiem.
6. Mampu memberikan klimaks yg sempurna pada kedua orang tua saya dan keluarga besar saya yg mampu menghapus semua anti klimaks yg sejauh ini masih berlarut-larut.
7. Senantiasa mendapat limpahan nur Muhammad.
8. Sanggup mencintai Allah, Rasulullah dan ahli bait beliau melebihi segala sesuatu.

Tag: , , , ,

Satu Tanggapan to “Pusing 7 Keliling”

  1. KURNIA SEPTA Says:

    cUMA BILANG ” TETAP SEMANGAT”šŸ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: